6 Poin untuk Memilih Reksa Dana June 8, 2009
Posted by aerobtm in Investasi.Tags: reksadana
add a comment
Taufik Gumulya – detikFinance
Jakarta – Dalam ilmu perencana keuangan, reksa dana merupakan suatu pilihan kendaraan yang dapat digunakan agar mencapai target kebutuhan dana dikemudian hari.
Untuk mengetahui reksa dana yang baik tentu ada beberapa hal yang dapat dipertimbangkan oleh investor yakni:
1. Return yang merupakan kinerja reksadana secara historis harus optimal, sesuai dengan tingkat resiko yang dihadapinya, contoh Reksa dana Saham (RDS) lebih beresiko dibanding dengan Reksa dana Pendapatan Tetap (RDPT) namun Reksadana Pendapatan Tetap lebih berisiko dari Reksa dana Pasar Uang (RDPU). Tolok ukur (Benchmark) return harus relevan dengan jenis reksa dana tersebut, contoh:
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) dengan RDS;
Indeks Obligasi (Pemerintah dan Swasta) dengan RDPT,
Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan RDPU.
Satu hal yang mesti dimengerti bahwa kinerja masa lampau (historis) bukan merupakan jaminan bagi pencapaian dimasa mendatang (dapat lebih tinggi atau lebih rendah) namun kinerja atau return secara historis merupakan hasil kerja berjalan atas reksadana tersebut.
2. Sharpe Ratio (SR), mengukur konsistensi dari kinerja return dalam jangka yg relatif panjang. Untuk menghitung ini wajib menghitung Standar Deviasi (SD) terlebih dahulu. Jadi ‘excess’ return dari Reksa dana (RD) tsb terhadap instrumen yang relatif bebas resiko (Sertifikat Bank Indonesia) dibagi dengan SD.
Catatan (metode Risk and Return): SD semakin rendah berarti RD relatif tidak berisiko, sedangkan SR semakin tinggi berarti kinerja relatif lebih baik.
3. Portfolio, evaluasi apakah memiliki likuiditas yang relatif tinggi, untuk portfolio obligasi dilihat ratingnya, untuk saham sebaiknya dilihat apakah termasuk dalam LQ45 (Indeks LQ45 adalah saham yang liquid, mudah untuk di jual-beli serta memiliki nilai kapitalisasi yang besar).
4. Jumlah Dana Kelolaan atau Asset Under Management (AUM) menunjukan seberapa besar kepercayaan masyarakat terhadap RD tersebut (sesuai dengan lamanya RD dan kecanggihan tenaga pemasar RD tsb tentunya). Kalau dari sudut pandang kami faktor pertumbuhan/perkembangan dana juga harus diperhatikan, sebaiknya kita minta data pertumbuhan AUM terlebih dahulu selain kita lihat perkembangan returnnya dalam kurun waktu tertentu. Perlu dicatat bahwa semakin besar AUM maka return berpotensi melambat.
5. Biaya, perhatikan biaya masuk (subscription), biaya manajemen, biaya switching (jika ada) serta biaya keluar (redemption).
6. Perhatikan komposisi investasi, yang dimaksud adalah harus sesuai dengan prospektus RD tsb. Beberapa RD (tidak banyak) kadang melanggar batas komposisinya walau hanya sedikit. Ada hal menarik yang harus diperhatikan yakni ketentuan Bapepam minimal 2% dari AUM harus berbentuk kas.
Lalu bagaimana kita mengetahui semua kondisi tersebut diatas? Hal ini dapat ditanyakan langsung melalui Agen Penjual Reksa dana atau langsung ke Manajer Investasi yang bersangkutan. Selain itu dapat dilihat di situs (website) Bapepam-LK jika kanal Pusat Informasi Reksadana yang disediakan oleh sudah pulih (saat berita ini ditulis kanal tersebut dalam perbaikan).
Taufik Gumulya, Perencana Keuangan pada TGRM Financial Planning Services
http://www.detikfinance.com/read/2009/02/05/105029/1079869/722/6-poin-untuk-memilih-reksa-dana
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN REKSA DANA June 8, 2009
Posted by aerobtm in Investasi.Tags: reksadana
add a comment
Dikutip dari Tabloid NOVA No. 712/XIV
Bapak Safir yang terhormat,
Saya adalah penggemar rubrik Ulas Uang yang Bapak asuh. Saya sangat tertarik untuk berinvestasi dalam Reksa Dana (RD). Tapi saya masih belum jelas dalam beberapa hal. Barangkali karena saya tidak mendapatkan salah satu NOVA yang memuat artikel Reksa Dana. Adapun yang ingin saya tanyakan :
Apa bedanya saham dengan RD saham? Mana yang lebih menguntungkan?
Bagaimana caranya berinvestasi ke dalam RD?
Ke mana atau kepada siapa saya harus menghubungi atau memperoleh informasi tentang perusahaan RD? Apakah di propinsi saya ada perusahaan RD tersebut?
Kapan keuntungan/bunga RD diperoleh, per bulan atau per tahun?
Apakah RD bisa dicairkan atau dijual/ beli sewaktu-waktu tanpa terikat jangka waktu tertentu?
Apakah kerugian RD dibanding deposito biasa atau jenis investasi lain?
Terima kasih sebelumnya.
Ny. Y – Bengkulu
Jawab:
Ibu Y di Bengkulu,
Berikut ini jawaban atas pertanyaan Anda.
Mengenai beda saham dan RD saham, sebetulnya keduanya hampir sama. Bedanya adalah bahwa pada investasi saham, keputusan untuk memilih saham mana yang hendak dibeli terletak di tangan Anda. Sedangkan pada RD Saham, pemilihan saham mana yang ingin dibeli bukan terletak di tangan Anda, tetapi di tangan Tim Pengelola Investasi.
Pada RD Saham, biasanya portofolio investasi yang ada didalamnya tidak 100% di saham, tetapi digabung juga dengan obligasi sehingga risiko turun naiknya harga (seperti pada investasi saham) bisa ditekan.
Mana yang lebih menguntungkan dari keduanya? Jawabannya relatif.Jika Anda memiliki modal yang cukup besar dan ingin berinvestasi secara optimal, mungkin membeli saham langsung akan lebih menguntungkan bagi Anda.Namun jika Anda memiliki modal yang relatif sedikit dan masih awam akan dunia investasi serta tidak mampu menanggung risiko terlalu besar, maka RD saham bisa jadi lebih menguntungkan bagi Anda.
Cara berinventasi dengan RD mudah saja. Anda bisa datang ke sebuah perusahaan yang menjual RD, mengisi formulir pendaftarannya, dan membeli Unit Penyertaan (UP)-nya. Reksa Dana pada umumnya sudah bisa dibeli dengan investasi awal minimal sebesar Rp 100 ribu hingga 500 ribu saja. Tinggal nanti dibagi dengan harga UP pada hari itu.
Sebagai contoh, bila Anda ingin berinvestasi sebesar Rp 400 ribu, sedangkan harga UP saat itu adalah Rp 1.200 per UP-nya, dengan demikian Anda akan mendapatkan: Rp 400.000 : Rp 1.200 = 333,33 UP. Itulah jumlah UP yang akan Anda dapatkan.
Setahu saya belum ada buku yang berisikan alamat lengkap dari perusahaan-perusahaan Reksa Dana. Namun demikian, kalau Anda bisa buka internet, Anda bisa coba mendapatkan informasi mengenai daftar alamat perusahaan RD di website resmi Safir Senduk & Rekan di alamat www.perencanakeuangan.com. Setelah masuk ke alamat itu, klik menu “Referensi” lalu klik “Reksa Dana”. Dari situ Anda akan menemukan sebagian dari alamat perusahaan RD yang ada di Indonesia. Mudah-mudahan bermanfaat.
Saya tidak tahu secara pasti apakah ada perusahaan RD atau agennya yang beroperasi di propinsi Anda. Namun itu bukan masalah, karena di mana pun Anda berada di seluruh Indonesia, Anda bisa menelepon perusahaan Reksa Dana (yang setahu saya semuanya berkantor pusat) di Jakarta, dan minta agar mereka mengirimkan brosur, prospektus, formulir pendaftaran dan formulir pembelian Unit Penyertaan ke alamat Anda. Selanjutnya, Anda bisa mendaftar dan membeli unit penyertaan tersebut dengan mem-fax atau mengirimkan formulir-formulir yang diperlukan ke perusahaan Reksa Dana melalui pos, dan memberikan uangnya melalui transfer bank.
Ada dua macam keuntungan yang bisa kita peroleh dari RD. Keuntungan yang pertama adalah kenaikan atas nilai unit penyertaanyang kita miliki, di mana kita akan menikmati keuntungan itu jika menjual UP tersebut pada harga yang lebih tinggi dari harga ketika kita membelinya.
Sedangkan keuntungan yang kedua adalah dari pembagian uang tunai, namun yang kedua ini biasanya hanya untuk RD saham saja dan – biasanya juga – tiap perusahaan RD punya kebijakan pembagian uang tunai yang berbeda. Ada pembagian uang tunainya dilakukan sekali dalam setahun, tetapi ada juga yang dua kali setahun. Jadi, keuntungan pertama hanya Anda dapatkan kalau Anda menjual kembali UP Reksa Dana Anda, dan keuntungan kedua akan Anda dapatkan sekali atau dua kali dalam setahun, tergantung kebijakan perusahaan Reksa Dana Anda.
Benar. RD bisa dicairkan atau dijual/beli sewaktu-waktu tanpa terikat jangka waktu tertentu. Namun demikian, perusahaan Reksa Dana biasanya akan lebih senang kalau Anda berinvestasi untuk jangka waktu yang panjang. Itulah sebabnya, di sebagian perusahaan Reksa Dana, kalau Anda menjual kembali UP Reksa Dana Anda dalam waktu pendek (misalnya saja kurang dari setahun setelah Anda membelinya pertama kali), Anda harus membayar biaya penjualan kembali sebesar jumlah tertentu (sekitar 0,75% – 1,5% dari total transaksi). Makin lama jangka waktu penjualan kembalinya, makin kecil biayanya, bahkan cenderung hampir tidak ada.
Jika dibandingkan dengan produk investasi lain, kekurangan RD pada saat ini adalah bahwa keputusan pemilihan investasi tidak dilakukan oleh Anda, tapi dilakukan oleh Tim Pengelola Investasi (bagi sebagian orang ini adalah kelemahan, namun bagi orang awam ini adalah kelebihan).
Kelemahan lain dari RD bila dibanding deposito biasa adalah risikonya yang lebih besar dibandingkan dengan deposito/tabungan (tetapi jangan lupa bahwa secara umum, investasi yang memiliki risiko yang lebih besar biasanya juga menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar juga).
http://www.perencanakeuangan.com/files/LebihKurangRD.html
CARA MEMILIH REKSA DANA June 8, 2009
Posted by aerobtm in Investasi.Tags: cara memilih reksadana, reksadana
add a comment
Dikutip dari Tabloid NOVA No. 668/XIII
Yang terhormat Pak Safir,
Yang terhormat Bapak Safir Senduk, saya sangat senang dengan rubrik Ulas Uang yang sangat berguna buat saya untuk mempersiapkan biaya sekolah putra-putri saya kelak. Sebagai orang awam dalam soal Reksa Dana, saya ingin mengajukan dua pertanyaan.
Bagaimana cara memilih perusahaan Reksa Dana yang baik?
Apakah menyimpan dana di perusahaan Reksa Dana cukup aman? Bagaimana kalau perusahaan tersebut bangkrut?
Demikian pertanyaan saya. Terima kasih.
L di Bekasi
Jawab:
Ibu L di Bekasi,
Pertanyaan Anda mungkin sebagian sudah terjawab melalui artikel saya sebelumnya. Namun saya akan menambahkan tentang cara yang bisa Anda gunakan untuk memilih sebuah perusahaan reksa dana, atau bahkan jenis reksa dana yang sebaiknya Anda pilih. Pertama-tama, saya akan memberitahukan tentang Reksa Dana (RD) yang sebaiknya Anda gunakan.
Seperti yang pernah saya jelaskan, RD terbagi empat macam:
1. RD Saham
2. RD Pendapatan Tetap
3. RD Campuran
4. RD Pasar Uang
Berdasarkan tingkat risikonya, maka dibawah ini adalah urut-urutan reksa dana tersebut dari yang paling berisiko sampai yang risikonya paling rendah. Namun demikian perlu diketahui bahwa semakin besar risikonya, biasanya potensi keuntungan yang akan Anda dapatkan juga akan semakin besar. Yakni:
1. RD Saham
2. RD Campuran
3. RD Pendapatan Tetap
4. RD Pasar Uang
Saran saya kepada Anda sebelum memilih di antara keempat reksa dana tersebut, sebaiknya tetapkan dulu tujuan Anda. Tetapkanlah untuk apa investasi itu Anda lakukan. Sebagai contoh, Anda ingin menabung (melakukan investasi) ke dalam RD untuk persiapan masa pensiun Anda yang masih 20 tahun lagi. Dari situ dapat diketahui bahwa Anda akan menabung selama 20 tahun.
Nah, karena jangka waktu investasi Anda cukup panjang, maka tidak apa-apa Anda melakukan investasi ke dalam Reksa Dana yang berisiko sekalipun. Ini karena Anda toh tidak akan memakai uang Anda selama jangka waktu 20 tahun itu kan? Jadi kalaupun nilai Reksa Dana Anda turun pada tahun ke-7 misalnya, Anda toh tetap baru akan memakai uangnya pada tahun ke-20. Dan saham, walaupun nilainya turun naik, secara jangka panjang umumnya menunjukkan trend yang menaik.
Sebaliknya, bila Anda berinvestasi untuk jangka pendek, katakan hanya selama 2 tahun saja, maka akan terlalu berisiko kalau Anda melakukan investasi ke dalam RD Saham. Anda mungkin bisa memilih RD yang risikonya lebih rendah, tetapi lebih pasti dalam memberikan keuntungan, walaupun potensi keuntungan itu biasanya tidak sebesar potensi keuntungan seperti dalam RD Saham.
Jadi, lihat dulu jangka waktu investasi Anda sebelum Anda memilih RD. Karena itu, saya berikan panduan mengenai RD mana yang sebaiknya Anda beli sesuai dengan jangka waktu investasi Anda.
Jangka Waktu Investasi Jenis Reksa Dana:
Diatas 10 tahun ———–RD Saham
Diatas 3 s/d 10 tahun———– RD Campuran
Diatas 1 s/d 3 tahun RD ———–Pendapatan Tetap
Sampai dengan 1 tahun ———–RD Pasar Uang
Berapa potensi keuntungan yang bisa didapatkan masing-masing Reksa Dana? Perlu diingat sekali lagi bahwa Reksa Dana adalah sebuah cara berinvestasi. Kalau Anda berinvestasi pada RD Saham misalnya, sama saja dengan kalau Anda membeli saham secara langsung. Bedanya, pada RD Saham pemilihan saham Anda dilakukan oleh Manajer Investasi Anda. Jadi disini, Reksa Dana adalah sebuah cara berinvestasi di mana ada potensi untung dan rugi.
Namun demikian, saya percaya bahwa masing-masing RD tersebut bisa memberikan potensi keuntungannya masing-masing. Untuk RD Saham, saya percaya bahwa dalam jangka panjang (diatas 10 tahun), secara rata-rata RD Saham bisa memberikan hasil sebesar 30% per tahun. Untuk RD Campuran adalah 25% per tahun. Untuk RD Pendapatan Tetap adalah 20% per tahun. Dan untuk RD Pasar Uang adalah 15% per tahun.
Sekali lagi angka tersebut BUKAN JAMINAN bahwa RD Anda pasti bisa memberikan hasil sebesar itu. Ini karenanya semuanya sangat bergantung pada pemilihan produk investasi yang dilakukan Manajer Investasi. Jadi, angka sebesar itu adalah kemungkinan keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Reksa Dana sama seperti investasi lain yang juga memiliki kemungkinan rugi juga. Jadi ada kemungkinan Anda tidak akan mendapatkan hasil sebesar 30% per tahun (untuk RD Saham), misalnya.
Sekarang tentang memilih perusahaan RD. Ada banyak faktor teknis yang sangat membingungkan kalau kita bicarakan itu disini. Namun demikian, kalau Anda mau praktis, kenapa Anda tidak coba memiliki tiga produk RD dari tiga perusahaan RD yang berbeda. Tidak usah banyak- banyak. Mungkin sekitar Rp 100 ribu s/d 500 ribu saja dulu untuk masing-masing produk RD. Nanti setelah setahun atau dua tahun Anda bisa mengevaluasi kinerja dari ketiga RD tersebut.
Sekali lagi, menurut peraturan, harta dari Reksa Dana tidak boleh dijadikan satu dengan harta Manajer Investasi (perusahaan RD). Harta RD harus disimpan secara terpisah pada sebuah tempat khusus yang dinamakan lembaga/bank kustodian. Jadi kalau Manajer Investasi Anda bangkrut (karena kurang pemasukan dari komisi misalnya), harta RD Anda tidak akan terpengaruh.
http://www.perencanakeuangan.com/files/CaraPilihRD.html
Hati Hati Internetan Pake StarOne June 2, 2009
Posted by aerobtm in Uncategorized.Tags: internet starone, problem billing starone, starone
1 comment so far
Hati 2 bila berlangganan StarOne pasca bayar Untuk Paket Internet 1Gb maupun 350Mb.
Ini email yang saya sampaikan ke support@mystarone.com :
…
Saya pengguna StarOne 031-60134220 Untuk Internet Akses sejak Desembar 2007, Cukup Puas dengan kecepatan akes datanya
13 Maret 2008
Saya data ke Costumer Service(CS) Galeri Indosat Kayoon Diterima oleh Mbak Daisy. Untuk menanyakan Info Billing / Usage dari data Call Center yang tidak sama dengan di Billing print out. Dan dibuatkan form pengaduan pelanggan, saya sertakan jurnal yang saya buat ketika menghubungi Call Center
Saya menanyakan:
1. Apakah ketika saya menghubungi ke Call Center 111 atau 60111111 pembicaraan saya di rekam? Mbak Daisy mengiyakan.
2. Saya menghubungi 111 dan 6011 1111 apakah tercetak di Detail Percakapan? Dijawab, 111 tidak tercatat karena free call tetapi 6011 1111 tercatat pada detail percakapan karena terkena biaya lokal. Mbak Daisy heran ketika didalam printout detail percakapan 6011 1111 sebagai free call ternyata muncul dalam detail percakapan.
3. Alat Ukur untuk mengetahui menggunaan Kb / Mb apa yang bisa saya gunakan, Dijawab tidak ada atau tidak mengetahui
Jurnal yang saya buat (ketapatan 95%) :
Date & Time [Date & Time, data Mb berjalan dari CS, Biaya] CS ID
panggilan
ke CS*,
[1 feb - 9 feb 10, 290 Mb] 111
12 feb [10 FEB 02:12, 305 MB] 111
13feb 15:55, [11 feb, 154.440,4 Kb] 111
20:45, [11 feb 22:54, 514 Mb] 111
14 feb 2309, [13 feb 2000, 528mb] 111
14 feb 2315, [14 feb 2200, 565mb] 111
19 feb 1057, [17 feb 0800, 753mb] 111
21 feb 1959, [20 feb 1834, 848mb] 111
22 feb 2243, [21, 883mb, Rp. 265.028] 60111111
24 feb 1549, [23 feb 0242, 934mb, Rp. 283.099] 111
25 feb 2300, [idem] 111
26 11:35, [idem] 60111111
27 1920, [idem] 111
28 1126, [idem] 60111111
29 1642, [28 feb 1224, 1080mb] 60111111
———————————————————–
Saya Sangat Terkejut ketika melihat Detail Percakapan No. 032008027364 Ternyata saya sudah menggunakan sebesar 1.000 Megabyte pada tanggal 11/02/2008 22:53:57, Call Center pada 29 februari 2008 16:43:48 Menjawawab pemakaian hingga 28 februari 2008 Sebesar 1.080 Megabyte. Dan menyatakan ini data berjalan dan bisa berubah, Mengapa Acuan satu-satu-nya yaitu CallCenter memberikan Informasi Yang Sangat Menyipang/Menyesatkan, hingga tagihan saya overquota sebesar Rp 155.739,- dibagi Rp. 300/Megabyte adalah 519.13 Megabyte diabandikan 80 Megabyte, Simpanyan data yang sangat besar bagi perusahaan sebesar Indosat. Serta Sangat Merugikan Pelanggan.
Bila Informasi yang didapat sejak tanngal 11 Maret 2008 sudah 1.000 Megabyte dari Call Center 111 atau 6011 1111, saya tidak akan mengalami Overquota yang sangat besar.
Call Center pada 24 Februari 2008 pukul 15:49 [Call Center 111 tidak tercatat dalam detai percakapan] menjawab pemakaian hingga 23 Februari 2008 02:42 sebesar 934 Mb dengan biaya percakan berjalan Rp 283.099,-, saya tanyakan biaya itu apa termasuk bulan sebelumnya? Dijawab itu tagihan berjalan jadi bisa berubah. Dari database yang mana pemakaian 934 Megabyte dengan biaya percakapan Rp 283.099,- padahal tagihan yang harus dibayar dalam bill statement Rp 280.213,-. Meskipun kecil perbedaanya, akan terapi perupakan suatu kejanggalan.
14 Maret 2008
Pukul 11:02 dengan Nomer 031-5322457 [semoga pembicaraan ini ada record-nya di Indosat], Bapak Tri dari Indosat memberitaukan dengan kesalahan ini sudah dibicarkan dengan pihak yang terkait agar data berjalan yang di Call Center yang disampaikan kepada pelanggan tidak berbeda jauh dengan yang akan tercetak pada Detail Percakapan. Dan Meminta Maaf. Baru saat ini saya disarankan menggunakan alat yang DU Meter untuk mengukur menggunaan Kb / Mb di komputer.
Sungguh membingungkan padahal kita saya tanyakan ke CS mengenai mereka tidak mengetahuinya, bahkan pada saat registrai awal di bulan Desembar 2007 di CS Indosat Kayoon saya tidak disarnakan untuk menggunakan DU Meter atau yang sejenisnya, malahan saya disarankan untuk mengira-ngira penggunaan Kb / Mb oleh salah satu CS beberapa hari sebelum di terima oleh Mbak Daisy 13 Maret 2008. Ini Sangat Disayangkan Pelanggan dibuat bingung apa yang bisa dijadikan Acuan Baku. Bahkan Pak Tri menjawab Alat-alat kami sudah lulus uji kelayakan dan mendapat ISO ???. Saya Bertampah Binggung.
Solusi utama yang ditawarkan oleh Bapak Tri adalah Mohon Maaf karena terjadinya tidak sesuai data ini.
Saya Bertambah Sangat Kaget ketika di dalam www.detik.com [Lampiran Pengaduan StarOne] kejadian ini sudah terjadi di tahun 2006 hingga 2008, saya yang mengalami akibat database Call Center yang membingungkan, kurang akurat, akibat keterlambatan data, masalah sinkronisasi data atau sejenisnya.
Saya Bisa menerima permonan maaf dari Bapak Tri Secara Lisan, akan tetapi secara Tindakan Indosat StarOne Detail Usage Department dengan memberian informasi data yang tidak akurat, Belum bisa saya maafkan, karena dari tahun 2006 sampai 2008 kejadian ini masih berulang.
Bila perlu, mohon maaf bila saya menyebutkan opetartor lain yaitu FREN tidak lagi menjual produk Paket Akses Data karena mengalami berbagai kendala, Indosat Tidak Menawarkan Produk ini ke pelanggan, sampai semua sistem yang ada di perbaiki tingkat akurasinya.
Karena ketidak akuratan yang sangat Besar dari 1.519.13 Megabyte diabandikan 1.080 Megabyte data penggunaan dari Call Center tanggal 28 feb 1224. Saya Sangat dirugikan.
Untuk itu saya memutuskan untuk membayar Hanya sebesar perhitungan 1000 Megabyte ditambah dengan overquota 80 Megabtye.
Mohon sebelum tanggal 20 Maret 2008 sudah ada tindak lanjut dan solusi dari pihak Indosat.
Terima kasih.
Lampiran Pengaduan StarOne:
1. Senin, 25/12/2006 13:57
Protes Billing StarOne
Pengirim: Kent L
http://suarapembaca.detik.com/index….94/idkanal/283
“…Jawaban dari Pak Eko, database hanya satu, tetapi ada masalah ini itu di database (diberikan penjelasan yang sangat teknis yang bukan menjadi urusan pelanggan). Jadi, kesimpulannya, sudah diakui databasenya tidak akurat, tetapi tanggung jawab sama sekali tidak ada. Mana tanggung jawab dari perusahaan sebesar Indosat? Sungguh aneh database kok bisa berbeda 2 kali lipat…”
2. Rabu, 18/10/2006 11:01
Bingung Perhitungan Internet StarOne
Pengirim: Benny
http://suarapembaca.detik.com/index….12/idkanal/283
3. Kamis, 12/07/2007 17:50
Tagihan StarOne Kacau
Pengirim: Kristo
http://suarapembaca.detik.com/index….30/idkanal/283
4. Rabu, 08/08/2007 08:35
Log StarOne Tidak Sesuai Tagihan
Pengirim: Andri
http://suarapembaca.detik.com/index….95/idkanal/283
” … Kesimpulannya: sudah 3 bulan terakhir pemakaian internet saya tidak sesuai dengan log internet maupun dari Call Center. Informasi yang diberikan CS Call Center menurut saya menyesatkan karena bulan ini baru saya tahu jika kelebihan pemakaian bandwith internet sejak tanggal 21/7. Sedangkan saya telepon ke Call center pada tanggal 28/7 dan 30/7 belum melampaui limit pemakaian….”
5. Rabu, 25/04/2007 06:28
Jebakan Billing StarOne Indosat
Pengirim: Kent Limantoro
http://suarapembaca.detik.com/index….57/idkanal/283
“…Menurut print out, katanya, pada 25/03/2007:12:44:06 (sesuai SMS terakhir yang saya terima dari 777), penggunaan internet saya sudah melebihi quota 1 GB dan mereka tidak mau bertanggung jawab atas informasi yang saya peroleh melalui SMS 777 atau Call Centre 111…”
“…Jadi, saat ini tidak ada satu pun yang dapat dipercaya untuk pengecekan penggunaan internet. Informasi SMS dari 777 dan Call Centre 111, tidak diakui. Tagihan yang katanya paling akurat, ternyata juga salah. Petugas StarOne sendiri menawarkan pengecekan melalui e-mail, ternyata tidak direspon…”
6. Rabu, 18/10/2006 11:01
Bingung Perhitungan Internet StarOne
Pengirim: Benny
http://suarapembaca.detik.com/index….12/idkanal/283
Hormat kami,
16 Maret 2008
~herry cahyanto~
031 – 60134220
031 – 77377165
08883173996
herry165@yahoo.co.id
————————————-
18 Maret 2008
Saya Ke Galeri Indosat Kayoon Mengajukan Penggurangan Tagihan, Oleh CS setalah menghubungi Pak Tri atau yang lain. di jawab Indosat dalam sejarahnya tidak bisa memberikan kompensasi atas keberatan saya.
Karena kecewa Langsung saya minta putus berlanggan StarOne Mulai 19 Maret 2008.
20 Maret 2008
Saya telp call center 6011 1111. saya menanyakan voice data record ke 6011 1111 tanggal 29 Februari mereka mengatakan ada recordnya tapi tidak bisa saya dengar karena alasan etika perusahaan.
Nah Mereka punya bukti, infromasi dari CC yang saya dapatkan sebesar 1080 mb hingga tanggal 28 Feb 2008 padahal di Printout tanggal 11 Feb 2008 sudah 1Gb. Tiba-tiba CC menyatakan tidak bisa membantu permasalahan ini, saya disarankan ke Galeri Indosat(GI) kayoon Surabaya.
Sampai Sekarang Belum Ada tanggapan dari StarOne dan Terkesan Tidak bertanggung Jawab.
Bagaimana dengan rekan2 yang lain apa ada pengalaman yang serupa ?
Semoga StarOne Segera Memperbaiki Layanannya karena lebih dari 1 tahun masalah ini belum dibenahi…
Termitisida ( Obat Anti Rayap ) April 5, 2009
Posted by aerobtm in Uncategorized.Tags: anti rayap, obat rayap, Rayap, termitisida
add a comment
Basileum 190 OC
Cislin 250 SC
Meganium 200 EC
Betawood 97 WG
Crown 100 EC
Paraleum 505 EC
Biflex 25 EC
Demon 100 EC
Premise 200 SL
Celbor 63 PA
Dragnet 380 EC
Prevail 100 EC
Celcure 90 PA
Lentrex 400 EC
Pro-VOS 200 SL
Stedfast 15 EC
Supraleum 500 EC
Termiban 400 EC
Termicon 15 EC
Termidor 25 EC
Trussguard 1,8 L
…… Dari berbagai sumber ….
MENCEGAH MEMBASMI DAN MENGENDALIKAN RAYAP PADA BANGUNAN April 4, 2009
Posted by aerobtm in Uncategorized.Tags: Rayap
add a comment
Rayap, tubuhnya memang kecil, tetapi memiliki kekuatan yang dahsyat untuk menghancurkan sebuah bangunan. Belum banyak yang mengetahui cara pencegahan dan pengendaliannya. Karena semakin lama rayap dibiarkan dilingkungan anda, maka semakin besar kemungkinan mereka mengakibatkan kerusakan yang lebih jauh lagi.
Rayap merupakan jenis serangga yang tidak asing lagi ditelinga kita, yang selalu dikaitkan dengan “si perusak” keberadaannya sangat menyeramkan dan dengan gerakan komunitinya dapat meruntuhkan bagian rumah atau gedung.
Di Indonesia khususnya di DKI Jakarta kecenderungan serangan rayap semakin tinggi pada bangunan gedung, bukan hanya yang berfungsi sebagai hunian tetapi juga pada bangunan gedung bertingkat untuk fungsi usaha seperti perkantoran, apartemen, hotel dan pusat perbelanjaan. Bahkan beberapa gedung di DKI menunjukkan sudah mulai atau pernah digerogoti rayap tanah, seperti Gedung Bina Graha Jakarta, Museum Gajah, Purna Bakti Pertiwi, Gereja Immanuel, Masjid Manggala Wanabhakti serta beberapa bangunan gedung sekolah dan lebih dari 10 apartemen bertingkat di daerah Simprug, HR Rasuna Said, Semanggi, Menteng, dan Kelapa Gading.
Salah satu penyebab bergerak cepatnya penyebaran rayap di DKI adalah, karena hampir seluruh daerah di ibu kota ini, berada pada dataran rendah dengan suhu yang hangat dan kelembaban yang tinggi sehingga kondisi lingkungan ini sangat disukai oleh beberapa jenis rayap. Hal lain adalah pengaruh lahan-lahan yang ada berupa tanah merah gembur dan bekas pertanian, di mana 90 persen mengandung populasi rayap yang tinggi.
Tidak tanggung-tanggung menurut data kerugian ekonomis yang dialami Indonesia sampai pada tahun 2000 akibat rayap mencapai angka Rp 2,67 triliun, serta rata-rata persentase serangan rayap pada bangunan perumahan di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Batam mencapai angka 70% lebih, angka tersebut akan semakin bertambah melihat kecenderungan terakhir ini, bahwa nilai kerugian akibat rayap setiap tahunnya meningkat sekitar lima persen seiring meningkatnya pembangunan gedung, terutama gedung bertingkat yang ada di Jakarta.
RAYAP DAPAT MENEMBUS TEMBOK
Rayap merupakan serangga berukuran kecil yang hidup berkelompok dengan sistem kasta yang berkembang sempurna. Serangga ini masuk dalam ordo isoptera (dari bahasa Yunani, iso = sama dan ptera = sayap). Dijelaskan, di dalam biosfera, pada dasarnya rayap merupakan bagian dari komponen lingkungan biotik yang memainkan peranan penting, seperti dapat membantu manusia menjaga keseimbangan alam dengan cara menghancurkan kayu untuk mengembalikannya sebagai unsur hara dalam tanah. Namun karena perubahan kondisi habitat akibat aktivitas manusia, sangat potensial mengubah status rayap menjadi serangga hama yang merugikan.
Seperti halnya pemanfaatan lahan dari areal perkebunan menjadi daerah pemukiman, telah mengakibatkan habitat alami rayap terganggu dan mencari sumber makanan baru berupa kayu atau material berselosa lain yang terdapat pada bangunan gedung, sebagai contoh, berbagai kasus serangan rayap pada bangunan gedung di DKI Jakarta banyak terjadi di daerah bekas perkebunan karet.
Serangga ini memang tidak mengenal kompromi dan melihat kepentingan manusia, dengan merusak mebel, buku-buku, kabel-kabel listrik, telepon, serta barang-barang yang disimpan. Untuk mencapai sasarannya, rayap tanah dapat menembus tembok yang tebalnya beberapa sentimeter.
Serta apapun bentuk konstruksi bangunan gedung, seperti slab, basement atau crawl space, dapat ditembusnya lewat lubang terbuka atau celah sekecil satu per-enam empat inci. Baik celah pada slab di sekitar celah kayu atau pipa ledeng, serta celah antara pondasi dan tembok, maupun pada kuda-kuda atap. Atau rayap juga dapat membuat lubang di atas pondasi, terus ke atas hingga mencapai kuda-kuda dan di seluruh permukaan tembok.
Beberapa faktor pendorong serangan rayap pada bangunan, antara lain banyaknya kayu yang tertimbun di dalam tanah saat pembangunan, adanya celah pada pondasi tembok, sistem ventilasi kurang baik, kayu yang berhubungan langsung dengan tanah, dan kondisi bio-fisik tapak bangunannya itu sendiri yang menguntungkan kehidupan rayap.
Bagian komponen bangunan yang rawan terhadap serangan rayap adalah balkon, teras, sambungan talang air hujan, kerangka atap, ventilasi, hubungan antara dinding bata dan ampik kayu, serta hubungan antara dinding bata dan atap. Juga sudut dinding, hubungan sudut antara kusen dan dinding batu, pasangan dinding yang berhubungan dengan bak bunga, retak-retak pada dinding bata, serta hubungan antara dinding dengan pondasi.
HARUS DILAKUKAN PADA TAHAP KONSTRUKSI
Untuk menanggulangi dan mengurangi tingkat kerugian akibat serangan rayap pada gedung-gedung publik, maka berdasarkan Undang-Undang No 28/2002 tentang bangunan gedung Pasal 18 Ayat 1 dikatakan bahwa setiap bangunan harus tahan terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh gangguan alam, seperti gempa bumi, longsor dan serangga perusak.
Untuk itu harus didukung ketetapan pemerintah yang dijalankan secara ketat mengenai persyaratan teknis bangunan gedung khususnya ketentuan tentang pencegahan dan pengendalian terhadap serangan rayap, yang merupakan bagian dari Peraturan Daerah tentang Bangunan Gedung, dimana ketentuan tersebut bukan hanya mengatur proses IMB/ retribusi tapi juga harus diikuti dan ditindaklanjuti upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat akan pentingnya keselamatan bangunan gedung.
Secara umum penanggulangan bahaya rayap harus dimulai pada tahap prakonstruksi untuk mencegah masuknya rayap ke dalam bangunan gedung. Tindakan penanggulangan bahaya rayap prakonstruksi dapat dilakukan dengan pendekatan rancang bangunan gedung tahan rayap, penggunaan kayu awet atau diawetkan melalui tindakan pengawetan kayu, dan pemberian perlakuan tanah sebagai penghalang kimia.
Hal lain adalah harus adanya peningkatan dalam penelitian yang dilakukan oleh badan litbang instansi terkait, mengenai klasifikasi kayu sebagai bahan bangunan yang tahan terhadap serangan rayap, baik jenis kayunya maupun setelah jenis kayu tersebut dilakukan treatment khusus untuk menanggulangi bahaya serangan rayap.
Jika bandingkan antara biaya anti rayap dengan jumlah uang yang dikeluarkan untuk pembelian kayu untuk kusen, pintu, jendela, dan konstruksi plafon/atap, maka biaya anti rayap sangat kecil. Namun demikian semua itu akan menjadi sangat murah jika service tersebut dilakukan sebelum mendapat serangan rayap. Mengapa ? Karena jika dilakukan sebelum muncul serangan rayap, hanya akan terbebani oleh biaya anti rayap saja.
Seandainya anti rayap dilakukan setelah mendapat serangan rayap, maka harus mengeluarkan biaya perbaikan/renovasi terhadap kerusakan yang telah terjadi.
Bebas dari serangan rayap berarti rutinitas aktivitas tidak akan terganggu. Mengapa tidak mengantisipasi serangan rayap sedini mungkin daripada dibuat pusing kemudian? Mencegah lebih murah dari pada membasmi.
RAYAP BEKERJA 24 SEHARI, 7 HARI SEMINGGU
Serangga merupakan biang keladi dari semua kerusakan kayu-kayu konstruksi bangunan yang bekerja 24 sehari, 7 hari seminggu, dan 54 minggu setahun, ada 3 (tiga) tujuan yang mendasari termite control service atau anti rayap yaitu mencegah, membasmi dan mengendalikan.
MENCEGAH. Suatu langkah yang sangat bijaksana, karena dapat mengantisipasi serangan rayap yang berasal dari luar bangunan. Seandainya suatu ketika muncul laron-laron yang beterbangan saat senja hari dan salah satu dari mereka berhasil memperoleh tempat untuk bertelur, maka rayap yang berasal dari telur-telur laron tidak akan mampu memakan kayu-kayu yang telah terlindungi termitisida/obat rayap dan tidak bisa menembus lapisan tanah yang telah dilindungi oleh termitisida.
MEMBASMI. Biasanya dilakukan oleh Anda yang belum mengetahui dan mengerti termite control service. Hal ini wajar karena mungkin Anda menganggap service ini tidak penting.
MENGENDALIKAN. Tujuan akhir yang benar-benar jangan sampai terjadi, karena hal ini dikarenakan pelaksanaan service yang sangat terlambat dan rayap sudah menyebar ke seluruh bagian bangunan. Rayap tidak mungkin terbasmi atau dapat dihilangkan secara total, karena jalur lalu lintas rayap benar-benar luas dan tersembunyi. Namun demikian service yang peroleh dapat memperpanjang usia bangunan Anda dan mengendalikan serangan rayap agar tidak menimbulkan kerusakan fatal.
Secara garis besar pelaksanaan termite control dilakukan dalam 2 (dua) macam metode, yaitu pertama Pre-construction termite control (metode pra konstruksi) Yaitu termite control yang dilakukan saat bangunan sedang dibangun, yang meliputi pekerjaan penyemprotan galian pondasi, penyemprotan seluruh permukaan lantai/tanah bangunan sebelum pengecoran, dan penyemprotan seluruh permukaan kayu-kayu sebelum dipasang pada konstruksi plafond dan atap.
Yang kedua Pos construction termite control (metode pasca konstruksi) Yaitu termite control yang yang dilakukan pada bangunan yang sudah berdiri dengan jalan menginjeksikan termitisida/obat pembasmi rayap ke dalam tanah dibawah lantai sepanjang pondasi bangunan yang jarak antar lubang injeksinya + 60 – 80 cm, dengan diameter lubang max. 13 mm. Sedangkan untuk kayu-kayu yang telah terpasang dilakukan penyemprotan langsung dengan termitisida
Sumber: http://materialsupply.wordpress.com/2007/10/19/mencegah-membasmi-dan-mengendalikan-rayap-pada-bangunan/
Apa yang Harus Dilakukan di Masa Krisis Ekonomi? April 1, 2009
Posted by aerobtm in Krisis Ekonomi Global.Tags: krisis ekonomi, tips dimasa krisis
add a comment
Meskipun banyak yang meramalkan bahwa krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia sekarang ini tidak akan separah krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1998, tidak bisa dipungkiri bahwa sebagai seorang profesional (baca: employee di satu perusahaan) tidak ada salahnya anda untuk mulai mengevaluasi kinerja anda selama ini.
Sebagaimana pernah saya sebutkan dalam tulisan saya sebelumnya (yang ternyata telah beredar secara luas di berbagai milis dan blog), jangan pernah sesekali merasa bahwa dengan bekerja di perusahaan besar atau perusahaan multinasional maka job security merupakan sesuatu yang bisa diberikan oleh perusahaan sampai anda pensiun kelak.
Di masa yang penuh ketidakpastian seperti sekarang ini, saya ingin menawarkan beberapa tips yang mungkin berguna agar kondisi krisis ekonomi tidak menjadi sebuah ancaman tapi justru menjadi sebuah kesempatan bagi profesional seperti anda (dan juga saya):
1. Ubah Paradigma
Jangan takut dengan kondisi krisis ekonomi separah apapun. Syaratnya hanya satu: anda harus mengubah paradigma bahwa krisis ekonomi bisa memberikan potensi kesulitan bagi diri anda. Tetaplah berpikir positif, bersikap percaya kepada diri sendiri dan juga kemampuan anda, namun jaga agar ekspektasi anda tetap realistis di masa krisis.
Contohnya kalau anda menjadi korban PHK, sangat penting untuk tetap berpikir positif bahwa anda pasti bisa keluar dan mengatasi kesulitan ini karena anda percaya kemampuan dan kompetensi yang anda miliki bisa menjadi aset berharga. Namun jagalah agar ekspektasi anda tetap realistis dengan tidak terlalu mengharapkan kenaikan penghasilan bila ada perusahaan yang menawarkan posisi baru kepada anda.
2. Perhatikan Alur Keuangan Anda
Kalau sebelum krisis ekonomi anda bisa sangat leluasa dalam memanfaatkan penghasilan yang anda dapatkan, tidak ada salahnya mulai sekarang anda lebih cermat memperhatikan alur keuangan anda. Tidak perlu terlalu rumit, cukup catat pengeluaran harian anda dan dari situ anda akan bisa mengetahui cukup banyak pengeluaran yang sebetulnya tidak terlalu perlu atau masih bisa ditekan lagi jumlahnya.
Dari penghematan yang bisa anda lakukan setiap bulan, sisa uang tersebut bisa anda tabung untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat atau sebagai dana cadangan untuk berjaga-jaga di situasi darurat.
Saya pikir saran ini tidak hanya berlaku untuk yang sudah berkeluarga, tapi berlaku juga untuk anda yang saat ini masih lajang.
3. Perluas Network dan Selalu Jaga Jalinan Silaturahmi
Dalam pengamatan saya, masih cukup banyak profesional yang menganggap sebelah mata pentingnya menjalin network atau menjaga hubungan silaturahmi. Dalam masa krisis seperti sekarang ini, salah satu cara untuk dapat cepat keluar dari kesulitan adalah dengan memanfaatkan network yang anda miliki.
Jangan sesekali membatasi diri dalam menjalin network, semakin luas network anda, semakin besar pula kemungkinan datangnya bantuan dari berbagai pihak ketika anda membutuhkan. Bukankah hadist Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diperluas rezekinya hendaklah ia menjalin tali silaturahmi?
4. Pelajari Kemampuan Menjual
Selling skill atau kemampuan menjual sering dianggap bukan hal yang penting dengan alasan bahwa kita tidak berkecimpung di bidang penjualan. Ini merupakan cara pandang yang kurang tepat, karena tanpa disadari sebetulnya dalam kehidupan sehari-hari anda sering harus melakukan aktifitas yang dikategorikan menjual.
Perlu meyakinkan atasan untuk menerapkan teknologi terbaru di kantor? Perlu meyakinkan interviewer bahwa anda adalah kandidat terbaik yang sangat layak untuk dipekerjakan? Perlu meyakinkan teman-teman agar mau ikut bergabung dengan anda untuk mencoba warung soto yang baru dibuka di belakang kantor? Itu semua sebetulnya memerlukan selling skill yang baik.
Mempelajari kemampuan yang satu ini juga akan sangat berguna ketika suatu hari nanti anda memutuskan untuk memulai usaha sendiri. Karena yang paling penting dalam memulai usaha sebetulnya bukanlah sebuah business plan semata, tapi justru sales & marketing plan yang cermat.
5. Mulailah Berpikir Menjadi Spesialis
Saya tidak perlu menulis panjang lebar mengenai hal ini. Silakan dibaca sendiri tulisan saya sebelumnya yang membahas mengenai manfaat menjadi seorang spesialis, karena dalam kondisi krisis ekonomi seperti sekarang justru seorang spesialis cenderung dipandang sebagai kandidat yang lebih kompeten dibandingkan seorang generalis dari kacamata seorang Hiring Manager.
Sebagai tambahan, kondisi krisis ekonomi justru merupakan momen yang paling tepat untuk lebih memperdalam pengetahuan di bidang spesialisasi yang anda pilih. Bila kondisi keuangan memungkinkan, jangan ragu untuk kembali ke sekolah dan melanjutkan jenjang studi, atau bisa juga anda mengambil short course yang relevan maupun menempuh program sertifikasi untuk membuat anda menjadi seorang spesialis yang lebih diakui kemampuannya.
6. Berorientasilah pada Solusi dan Hasil Akhir
Pada kondisi yang tidak menentu seperti sekarang, jangan hanya pandai mengidentifikasi permasalahan tapi anda dituntut harus pandai pula untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut.
Cara mudah untuk menemukan solusi kreatif dari sebuah permasalahan adalah dengan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi saat ini, kemudian membayangkan sebuah kondisi atau hasil akhir yang anda harapkan dimana segala sesuatunya berlangsung dengan baik tanpa hambatan.
Dari situ anda bisa merunut atau mengkreasikan solusi-solusi praktis apa yang bisa direncanakan dan dikerjakan untuk bisa membawa anda keluar dari kondisi saat ini menuju hasil akhir yang diharapkan.
7. Pikirkan untuk Mulai Belajar Berwirausaha
Selama tidak menimbulkan conflict of interest dengan pekerjaan anda, tidak ada salahnya untuk mulai belajar berwirausaha kecil-kecilan. Belajar berwirausaha disini bukan berarti semata-mata mengejar tambahan penghasilan, tapi lebih kepada upaya belajar untuk melihat sebuah usaha dari sudut pandang yang berbeda.
Bila selama ini anda terlibat dan melihat sebuah usaha dari sudut pandang seorang karyawan, percayalah ketika anda berbisnis dan melihat sebuah usaha dari sudut pandang seorang pengusaha, segala sesuatunya akan berbeda 180 derajat.
Dengan belajar berwirausaha, tanpa disadari anda akan dituntut untuk selalu kreatif dan proaktif untuk memajukan bisnis sampingan anda. Tidak perlu modal besar untuk memulai, malah saya sarankan sebaiknya anda memulai usaha dengan modal tidak lebih dari 50% penghasilan bulanan yang diterima dari kantor. Bila masih takut juga untuk memulai, ajaklah beberapa teman yang memiliki visi sama untuk bergabung dan membangun bisnis sampingan secara bersama-sama.
Dengan memulai bisnis bermodal kecil, anda akan meminimalisir resiko kesulitan keuangan yang diakibatkan kegagalan usaha. Tapi disisi lain kalau suatu hari kelak bisnis anda kemudian berhasil berkembang, pilihan kembali ke diri anda, apakah akan tetap menjadikannya sebagai bisnis sampingan sementara anda tetap bekerja sebagai profesional, ataukah anda akan terjun sepenuhnya untuk mengurus usaha yang anda rintis dan melepaskan status anda sebagai seorang profesional.
Sudah banyak contoh wirausahawan sukses yang memulai usaha ketika krisis ekonomi melanda, jadi jangan takut untuk sedikit meninggalkan comfort zone dan mencoba area baru yang belum pernah anda jajaki seumur hidup.
—————
Kira-kira ketujuh hal itulah yang sekiranya bisa bermanfaat untuk anda renungkan kembali ketika krisis ekonomi merontokkan banyak usaha di berbagai belahan dunia.
Dengan kepandaian mensiasati situasi, maka diharapkan semoga krisis ekonomi ini bukannya menjadi sebuah momen kehancuran, tapi justru menjadi sebuah momen kebangkitan bagi kita semua.
Sumber:http://suryosumarto.com/2009/
Ozon, Kawan atau Lawan March 30, 2009
Posted by aerobtm in AeroBiz.Tags: O3, ozon, Ozone, super oxigen
add a comment
Mendengar kata ozon, rasanya sudah tak asing lagi bagi kita. Ozon menjadi pusat perhatian, ketika masyarakat internasional ramai membicarakan akan diketemukannya “ozone hole” pada lapisan ozon di atas atmosfer daratan antartika oleh para peneliti dari BAS (British Antarctic Survey) pada tahun 1984.
Selain ozon di atas atmosfer, kita mengenal keberadaan ozon yang ada disekeliling kita. Ozon mulai banyak dipergunakan dalam berbagai kegiatan industri, pengawetan bahan makanan, dan sterilisasi peralatan kedokteran.
KEKUATAN TERSEMBUNYI PETIR March 30, 2009
Posted by aerobtm in Uncategorized.Tags: geluduk, guruh, halilintar, harun yahya, petir
add a comment
Satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.
Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?
Asal Mula Petir Masih Misteri March 30, 2009
Posted by aerobtm in Uncategorized.add a comment
Sebelumnya, petir dipahami sebagai lompatan bunga api raksasa antara dua massa dengan medan listrik berbeda. Tapi fisikawan AS menunjukkan medan listrik dalam teori petir yang ada sekarang tidak bisa membesar hingga cukup untuk menghasilkan halilintar.
Legenda Yunani kuno, menyebutkan konon bumi ini dikuasai sejumlah dewa, di antaranya adalah Zeus, Dewa Petir. Ia bisa menghukum siapa saja dengan petir yang bisa dilecut dari tangannya. Tiada ampun bagi korbannya. Begitulah legenda.